YPP “Dian Wacana”

Cikal Bakal TK Dian Wacana ( Di GKI Genuk Indah )

Cikal Bakal TK Dian Wacana ( Di GKI Genuk Indah )

Pada tahun 1989, dalam rapat Majelis Jemaat GKI Karangsaru timbul pemikiran bahwa perluasan pemukiman penduduk ke pinggiran kota Semarang berakibat adanya kepindahan jemaat muda ke perumahan baru tersebut. Mereka merasa sulit mendapatkan sarana pendidikan bagi anak-anaknya yang bermutu dan berlandaskan nilai – nilai Kristiani, sekaligus mudah terjangkau dari segi transportasi dan ekonomi. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek pendirian sekolah Kristen, maka pada tanggal 28 Agustus 1990 dibentuk Yayasan Pendidikan dan Pengajaran “DIAN WACANA” dihadapan notaris Januar Tirtaamidjaja di Semarang.

Langkah selanjutnya adalah mencari tempat untuk mendirikan sekolah dan lokasi yang kemudian dianggap cocok oleh pengurus adalah di halaman bakal jemaat Genuk Indah (kini GKI Genuk Indah). Pada hari pembukaan 1 Juli 1991, sekolah ini hanya mempunyai 8 orang murid. Walau sedikit muridnya, semangat pelayanan para guru dan pengurus Yayasan tidaklah surut. Tahun demi tahun jumlah murid bertambah, dan pada tahun ajaran 1996 sekolah ini telah mempunyai 70 anak, dan pada tahun – tahun berikutnya 80 anak.

Menyadari kebutuhan kelas yang meningkat, sementara lokasi di halaman GKI Genuk Indah tidak memungkinkan untuk dilakukan pengembangan lagi, ditambah dengan kenyataan bahwa lingkungan Genuk Indah tidak mungkin berkembang lagi untuk pemukiman baru maka pengurus memutuskan untuk membuka sekolah kedua di Plamongan Indah, dimana Pengurus berhasi membeli tanah seluas 1.000 m2 di perumahan Plamongan Indah Blok I / 6.

Halaman TK Dian Wacana ( Plamongan Indah )

Halaman TK Dian Wacana ( Plamongan Indah )

Tanah telah dibeli, tetapi bagaimana membangunnya bila dana tidak ada lagi? Sekali lagi, Tuhan bekerja melampaui akal manusia, dan tangan-Nya menggerakkan para jemaat untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan ini. Akhirnya, pembangunan TK-pun bisa dimulai dengan pinjaman lunak dari Ir.Timotius Santoso. Di sisi lain, pada tanggal 19 Pebruari 2001, GKI Peterongan ikut bergabung dalam kepengurusan dan menjadi gereja pendukung Yayasan Dian Wacana, bersama dengan GKI Karangsaru.

Sementara pembangunan di Plamongan Indah berlangsung, Bajem Genuk Indah telah didewasakan sehingga pada 21 Juni 2001 sekolah Dian Wacana di sana dihibahkan kepada GKI Genuk Indah. Sebuah yayasan dibentuk untuk mengurusinya, Yayasan Tunas Wacana.

Setahun kemudian, pada bulan Juli 2001 Play Group dan TK Plamongan Indah dibuka dengan 42 anak. Padatnya pemukiman ini dan juga dedikasi para guru untuk menjadikan sekolah baru menjadi sekolah unggulan di wilayah Semarang Timur, telah menaikkan jumlah murid dari tahun ke tahun, dan pada tahun 2005 jumlah murid mencapai 160 anak playgroup, TK A dan TK B yang masing-masing terdiri dari 2 kelas paralel.

Keberhasilan ini sangat membesarkan hati, tetapi sekaligus memunculkan masalah baru. Ke Sekolah Dasar manakah anak-anak ini setelah selesai TK? SD YSKI yang terdekat ada di Jl.Kompol Maksum tetapi untuk mencapainya dibutuhkan biaya transport yang cukup mahal. Lagipula apakah anak-anak ini bisa pergi-pulang tanpa pengawalan orang tuanya? Apakah mereka harus ke SD-SD terdekat dan merelakan mereka tidak lagi mendapat pengajaran iman Kristen yang selama ini mereka dapatkan di playgroup dan TK? Dan, hanya berbekalkan iman kepada kemurahan Tuhan Yesus sajalah, pada bulan Juni 2002 pengurus kemudian memberanikan diri membuka SEKOLAH DASAR Dian Wacana.

Kegiatan Paskah Di TK Dian Wacana

Kegiatan Paskah Di TK Dian Wacana

Dengan membuka SD kelas-1, berarti Yayasan ini telah menempatkan diri pada posisi “no return point”, tidak bisa langkah ini berhenti karena tahun berikutnya kelas-2 harus diadakan, dan seterusnya, dan seterusnya. Karena itu pada tahun 2003, dengan kemurahan Tuhan pengurus membeli sebidang tanah di depan TK seluas 2.000 m2 yang nantinya akan digunakan sebagai bangunan SD.

Sekali lagi, pengurus dihadapkan pada kondisi sulit, bagaimana membangun gedung SD, kalau tidak ada dana yang dimiliki, padahal kebutuhan gedung dan kelas SD semakin mendesak ? Dan sekali lagi, Tuhanpun bekerja melalui anak – anakNya. Dengan ketulusan dan kerendahan hati, seorang jemaat telah membantu membangun gedung SD setahap demi setahap, sehingga akhirnya pada saat ini pembangunan gedung SD telah memasuki tahap akhir. Terpujilah Tuhan !

Atas kasih dan anugerah-Nya juga, pada tahun ajaran 2009 – 2010 ini, PG – TK – SD Dian Wacana telah dipercaya untuk mendidik tak kurang dari 400 murid dan memiliki 40 tenaga pendidik yang handal.

Dalam hal status sekolah, selain telah mendapatkan ijin operasional oleh Dinas Pendidikan Demak, TK dan SD Dian Wacana juga telah terakreditasi dengan nilai A oleh Badan Akreditasi Nasional.

Hal yang membanggakan lainnya adalah, seperti yang telah diakui oleh beberapa sekolah dasar, bahwa ternyata lulusan-lulusan PG – TK Kristen Dian Wacana merupakan anak- anak yang cerdas, kreatif, berkarakter Kristen dan sangat siap melanjutkan di jenjang sekolah dasar. Hal ini ditandai dengan kemampuan baca dan tulis yang baik anak-anak lulusan PG – TK Kristen Dian Wacana.

Tampak Dalam SD Dian Wacana

Tampak Dalam SD Dian Wacana

Yang tak kalah menggembirakannya adalah walaupun baru pada tahun 2008 SD Dian Wacana menyelenggarakan ujian kelulusan, tapi ternyata dalam 2 kali penyelenggaraan ujian tersebut ( tahun 2008 dan 2009 ), SD Dian Wacana berhasil meluluskan 100% siswanya.

%d bloggers like this: