Posted by: gkikarangsaru | October 16, 2014

Drama : Mengejar Natal


Genre : Drama Natal

Estimasi Waktu : 60 Menit

Ringkasan Cerita

Di tengah kesibukan dan ketergesa-gesaan menyiapkan diri di malam Natal untuk berangkat liburan ke Eropa, keluarga dr. Bima dikejutkan oleh kedatangan 2 anak kumuh, yang ternyata adalah anak mbok Sumi, bekas pembantu mereka. Kedua anak itu kebingungan karena saat itu ibu mereka sedang sakit keras, tapi mereka tidak memiliki uang untuk berobat. Jadi, mereka berdua bermaksud meminta obat dari dr. Bima untuk menyembuhkan ibu mereka.

Karena sibuk dan tergesa-gesa itulah, dr. Bima memberikan resep yang salah untuk mbok Sumi dan baru menyadari kesalahannya ketika kedua anak itu telah pergi. Menyadari bahwa resep itu sangat berbahaya dan mengancam hidup mbok Sumi jika diminumkan, maka dr. Bima berusaha mengejar kedua anak ini untuk mencegah mereka memberikan obat itu kepada ibu mereka.

Istri dr. Bima, Mira dan anak mereka, Sonia, sebenarnya menolak ajakan dr.Bima pergi ke rumah mbok Sumi, tapi akhirnya mereka mengalah dan terpaksa ikut ke rumah mbok Sumi di sebuah daerah pemukiman kumuh,. Betapa kecewanya mereka, ketika mengetahui kalau ternyata mbok Sumi sudah lama pindah, dan tak seorangpun tetangganya tahu kemana mereka berada sekarang. Masalah bertambah runyam, ketika tas Mira yang berisi paspor untuk berangkat ke Eropa, dijambret oleh seorang pencopet.

Dalam kebingungan dan keputus-asaan, handphone dr. Bima berbunyi. Seorang perawat mengabarkan mbok Sumi baru saja masuk rumah sakit dan menanyakan tentang resep telah yang dibuatnya itu. Diantara rasa takut dan merasa bersalah, dr. Bram memutuskan tetap ke rumah sakit untuk melihat keadaan mbok Sumi. Sementara Mira dan Sonia, yang merasa kecewa karena liburan Eropa mereka terancam batal, marah dengan ”kebaikan” dr. Bima dan memilih meninggalkannya.

Akhirnya, dr. Bima berhasil menemukan anak mbok Sumi dan merasa lega, ketika mengetahui bahwa mbok Sumi masuk rumah sakit bukan gara – gara resep yang ditulisnya. Mbok Sumi berangsur sembuh dan dr. Bima berjanji membayar semua biaya pengobatan. Dan tanpa disangka, dr. Bima pun berhasil mendapatkan kembali dompet, paspor dan liburan natalnya.


Categories

%d bloggers like this: