Posted by: gkikarangsaru | January 6, 2010

Drama : Hati Seorang Pencuri


Genre : Drama Natal

Estimasi Waktu : 90 menit

Dipentaskan di GKI Karangsaru, tgl. 25 Desember 2005

RINGKASAN CERITA

Terjepit oleh kondisi ekonominya yang morat – morit, seorang pemuda nekad menjadi seorang pencuri yang pada akhirnya membuatnya hampir mati oleh amukan penduduk. Tubuhnya yang lemah tak berdaya ditemukan oleh Pak Karyo di tepi jalan desa yang sepi. Terdorong oleh belas kasih dan tanpa perduli resiko yang akan dihadapinya, Pak Karyo membawa pemuda ini ke rumahnya. Tetapi apa yang dilakukan oleh Pak Karyo ini menyebabkan perselisihan hebat di dalam keluarganya yang memang hidup pas – pasan. Diapun harus berhadapan dengan penduduk kampung yang masih marah dan ingin menghabisi pencuri tersebut. Dengan kesabarannya dia berusaha tetap berjuang demi harga sebuah manusia. Tapi sayang, pencuri itu tetaplah seorang pencuri. Ketika badannya mulai pulih kembali dan kesempatan itu muncul, dia justru mencuri di rumah Pak Karyo.

Ironis memang. Tapi bukankah begitu sering kita lakukan hal yang sama dalam kehidupan kita ? Allah telah menebus dosa kita dan menggantinya dengan pengorbananNya di atas kayu salib, agar hidup kita diselamatkan. Tapi bukankah kita masih sering mengulangi dan melakukan dosa – dosa yang keji di hadapan Allah ? Ah, jangan – jangan hati kita ini tidak lebih baik dari hati seorang pencuri !

PEMERAN

Pencuri

Seorang pemuda pengangguran yang malas tapi nekad. Begitu ada kesempatan, ia selalu menggunakannya untuk mencuri barang dan harta milik orang lain.

Pak Karyo

Seorang bapak setengah baya, bekerja sebagai tukang batu di kota. Walaupun hidup keluarganya pas – pasan, dia ingin selalu menunjukkan kualitas dirinya sebagai seorang Kristen, dengan membuka tangannya untuk menolong setiap orang yang membutuhkan, tanpa memandang asal-usul dan latar belakangnya.

Bu Karyo

Istri Pak Karyo, wanita setengah baya, cerewet dan agak galak, tetapi hatinya sebenarnya baik juga. Dia sering jengkel dengan tingkah laku suaminya yang kadang-kadang baginya tidak masuk akal.

Dimas

Anak laki-laki tunggal Pak Karyo, seorang pemuda yang suka bermalas-malasan dan hidup santai, tanpa mau susah-susah bekerja.

Mas Giman

Seorang pemuda berumur empat puluh tahunan, teman Pak Karyo sebagai tukang batu; seorang penakut dan lebih memilih memikirkan dirinya sendiri dan tak perduli dengan apa yang dialami orang lain.

Ujang

Seorang pemuda kampung, pemimpin siskamling dan keamanan di daerah itu; seorang muda yang emosional, tapi berhati busuk.

Penduduk ( 8 orang )

Penduduk kampung, tetangga Pak Karyo; merasa resah dan benci dengan pencurian yang terjadi di daerah mereka.

Jika anda ingin mendapatkan naskah drama ini, silahkan kirimkan email anda ke :

GKI.Karangsaru@Yahoo.com


Categories

%d bloggers like this: